July 4th, 2008
Almanak Jumat 04 Juli 2008:

Dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa menahan bibirnya berakal budi. (Amsal 10:19)
Salah satu anugerah Tuhan yang terbesar kepada kita manusia adalah: kemampuan berkomunikasi. Kita memiliki bahasa dan bahasa itu terus berkembang. Kita bukan hanya dapat berbicara tetapi juga dapat membaca dan menulis. Dan pada masa kini kita dapat mengirimkan kata-kata kita ke berbagai penjuru mengatasi kendala ruang dan waktu, dengan menggunakan berbagai media dan alat moderen. Lebih dari itu: kita dapat mengungkapkan pikiran dan perasaan kita yang paling dalam.
Sebagai anugerah Tuhan, kemampuan berkomunikasi (berbicara, mendengar, membaca dan menulis dll) itu perlu disyukuri dan dikembangkan sebaik-baiknya, serta dipertanggungjawabkan. Baiklah kita sadar: Allah memberikan kita bibir dan lidah bukan untuk asal bunyi saja tetapi terutama untuk mengucapkan kebenaran dengan baik dan mengungkapkan isi hati kita dengan jujur dan sopan. Yesus mengatakan semua kata-kata kita pada akhir zaman harus dipertanggungjawabkan (Mat 12:36).
Penulis Amsal hari ini mengingatkan kita agar memilih, mengendalikan, dan pada waktu tertentu mampu menahan kata-kata bukan saja agar tidak “salah ucap” tetapi juga agar menjadi bijak. Kecuali profesi kita sebagai penyiar radio, presenter televisi, penjual polis asuransi dan berbagai profesi lain yang sangat mengandalkan kemampuan berbicara, tidak ada keharusan bagi kita untuk berbicara sebanyak-banyaknya dan selama-lamanya. Read the rest of this entry »
Posted in ALMANAK HARI INI | 9 Comments »
July 3rd, 2008

Sermon Minggu Ini:
Dasar: Yeremia 29 : 4 - 14
Dalam Alkitab dan sepanjang sejarah gereja ada 3(tiga) pola hubungan gereja atau orang-orang beriman dengan masyarakat.
Pertama: kompromistis. Gereja atau orang-orang beriman melakukan kompromi atau adaptasi total dengan nilai-nilai, kebiasaan-kebiasaan, dan sistem-sistem yang berlaku di masyarakat. Dengan kata lain orang-orang Kristen benar-benar membaur dan menyatu dengan kehidupan masyarakat sekitar atau dimana ia ada di dalamnya. Untuk itu tentu gereja atau orang-orang Kristen harus melepaskan prinsip-prinsip kekristenan yang berbeda atau bertentangan dengan masyarakat. Keuntungannya: orang-orang Kristen hidup aman dan rukun dengan masyarakat. Kerugian: orang-orang Kristen kehilangan integritas dan identitasnya.
Kedua: eksklusif atau konflik. Gereja atau orang-orang beriman menolak beradaptasi dengan masyarakat, dengan cara bersikap eksklusif, mengisolasi atau menjauhkan diri dari masyarakat, dan memegang teguh nilai-nilai, kebiasaan-kebiasaan serta sistem-sistem yang sungguh-sungguh berbeda dengan apa yang dianut dan dihayati masyarakat. Kontak dan interaksi dengan masyarakat dibatasi hingga tingkat paling minim. Read the rest of this entry »
Posted in SERMON MINGGU INI | 1 Comment »
July 3rd, 2008
Kemarin saat memimpin kebaktian di salah satu wilayah HKBP Serpong, saya mendapat pertanyaan: kenapa gereja hanya mengumpulkan pengusaha tambal ban? Bagaimana dengan kami anggota jemaat yang berprofesi sebagai guru TK, SD, SMP atau SMU?
Pertanyaan itu membuat saya merenung. Bukan karena saya tidak setuju namun karena pertanyaan itu menyadarkan saya betapa besarnya tantangan pelayanan gereja dan betapa terbatasnya kemampuan saya dan kami para pelayan. Saya hanya menjawab singkat dengan balik menantang: ayo mari kita organisir. Jika para guru (TK, SD, SMP dan SMU) mau berhimpun untuk beribadah bersama dan sharing, gereja siap memfasilitasi. Kapan? Read the rest of this entry »
Posted in REFORMASI HKBP | 10 Comments »
July 3rd, 2008
Almanak Kamis 03 Juli 2008:

Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan TUHAN, dan janganlah engkau bosan akan peringatan-Nya. Karena TUHAN memberi ajaran kepada yang dikasihi-Nya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi. (Amsal 3:11-12)
Banyak hal dalam hidup ini kita peroleh atau dapat lakukan karena proses belajar. Banyak orang menjadi petani, penulis, pengusaha, atau eksekutif yang berhasil karena rajin belajar, baik secara formal maupun informal, dengan bantuan guru atau sendiri (otodidak), melalui buku2 atau pengalaman hidup. Ya, kita bersyukur Tuhan menganugerahkan kita kemampuan belajar yang sangat tinggi melampaui segala mahluk. Kita bisa menggunakan segala media untuk belajar, termasuk tubuh kita sendiri. Di samping itu kita juga bisa mengajar atau mendorong orang lain belajar.
Namun kita juga sadar semakin bertambah umur semakin sulit pula belajar terutama hal-hal baru. Pepatah asing yang kurang sedap di telinga mengatakan: kita tidak bisa mengajarkan trik baru kepada seekor anjing tua. Mengapa? Read the rest of this entry »
Posted in ALMANAK HARI INI | 7 Comments »
July 3rd, 2008

____________________________________________________
Selamat Datang di Ruma Metmet.
Saya sangat bersyukur dan gembira karena Kawan-kawan bersedia mengisi buku tamu yang tersedia. Tinggalkanlah nama, pesan-kesan, atau kritik serta saran atau apa saja. TERIMA KASIH atas kunjungannya ke Ruma Metmet. Sering-seringlah berkunjung. Mari kita terus rayakan kehidupan: cinta, harapan dan kemerdekaan.
LIHAT DAN ISI BUKU TAMU: (klik)
Horas
Pdt Daniel Taruli Asi Harahap
Kritik dan saran juga boleh disampaikan lewat email: harahapdaniel@yahoo.com
Kembali ke halaman muka
_____________________________________________________
Posted in -BUKU TAMU- | 195 Comments »
July 2nd, 2008

Almanak Rabu 2 Juli 2008:
Karena TUHANlah yang memberi hikmat, dari mulutNya datang pengetahuan dan kepandaian. (Amsal 2:6)
Bersekolah setinggi-tingginya (kalau perlu sejauh-jauhnya) itu sangat baik. Jika ada kesempatan jangan disia-siakan. Membaca sebanyak-banyaknya buku, berdiskusi sering-sering dengan banyak orang, merenung dan menulis pikiran sendiri, lebih baik lagi, sebab itu harus senantiasa dibiasakan sejak muda. Ya, berbagai cara harus kita gunakan dengan sengaja dan serius untuk menjadikan diri kita pintar dan bijak.
Hari ini kita diberitahu ada satu lagi cara menjadikan diri berhikmat, pintar dan bijak. Yaitu: Read the rest of this entry »
Posted in ALMANAK HARI INI | 5 Comments »
July 2nd, 2008

DEMI TERWUJUDNYA DAMAI SEJAHTERA ALLAH DI SELURUH INDONESIA DAN DUNIA – Suatu Refleksi Menggagas HKBP Masa Depan
Seminar Menggagas HKBP Masa Depan diselenggarakan oleh Universitas HKBP Nommensen di kampus PI Del Laguboti 24 Juni 2008
Oleh: Pdt Daniel Taruli Asi Harahap
1. VISI BARU HKBP
Dari manakah kita harus memulai pembahasan kita tentang menggagas HKBP masa depan? Menurut saya ini adalah suatu pertanyaan penting dan menentukan. Kita bisa memulai pembahasan dari masalah-masalah yang ada dan lantas berusaha mencari solusi-solusinya. Keuntungannya: pembahasan kita mungkin terasa sangat konkret, relevan dan praktis serta berguna sekali. Kerugiannya: masalah HKBP itu sangat banyak, berkaitan satu sama lain, dengan akar-akar yang tersembunyi dan dalam serta berumur lama. Seluruh waktu dan enerji kita di seminar ini bisa terkuras hanya untuk membahas masalah demi masalah yang tak habis-habisnya. Selain itu alih-alih menuntaskan masalah kita bisa terperangkap atau hanyut dalam rimba masalah, hanya melelahkan diri dengan usaha-usaha tambal-sulam, atau malah membuat masalah baru yang lebih parah.
Sebab itu saya mengajak kita semua agar Read the rest of this entry »
Posted in REFORMASI HKBP | 23 Comments »
July 1st, 2008
Maaf, saya lagi jengkel. Sebenarnya saya tidak suka menggunakan istilah dungu atau tolol. Tetapi hari ini saya “terpaksa” memakainya. Sudah puluhan kali sejak tiga jam lalu saya menghubungi No Telp 147 karena akses internet saya lewat speedy Telkom bermasalah. Selalu saja dijawab oleh mesin tolol atau dungu: “maaf, customer kami sedang melayani pelanggan lain. Silahkan menunggu.” Begitulah berulang-ulang selama tiga jam. Jengkel, saya mencoba menghubungi 108 meminta nomor Kantor Telkom BSD. Apa jawabnya? Nomor itu dirahasiakan Bapak. Oala. Dalam hati saya segawat apakah posisi Telkom berhadapan dengan publik sehingga merahasiakan nomor kantornya? (Padahal istana presiden saja sudah dibuka untuk umum).
Saya memang rakyat kecil, tapi saya ingin membuat perhitungan dengan Telkom. Dalam Pemilu nanti saya hanya akan memilih partai dan calon presiden yang mampu mereformasi Telkom. Salah satu: memaksa komputer penghitungan pulsa telkom diaudit oleh lembaga independen dan selain itu memaksa Telkom memasang “meteran” di rumah-rumah pelanggan sehingga kita saban saat dapat memantau pulsa yang kita pakai. Selama ini hanya Telkom dan Tuhan sajalah yang tahu berapa sebenarnya pulsa yang kita pakai. Di jaman reformasi dan demokrasi itu tidak boleh terjadi. 
Posted in MASYARAKAT & NEGARA | 14 Comments »
July 1st, 2008
Almanak Selasa 1 Juli 2008:

Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat. (Amsal 8:13)
Apakah Saudara dan saya ingin menjadi orang berhikmat, arif atau bijaksana? Menurut Amsal hanya ada satu cara: takutlah akan Tuhan dan bencilah atau jauhilah kejahatan.
Para penulis Amsal menganggap hikmat dan ketaatan kepada Tuhan serta kebajikan sejalan. Intelektualitas, moralitas dan spiritualitas tidak terpisahkan. Ketaatan kepada Tuhan membuat kita semakin berhikmat dan bermoral. Sebaliknya pengetahuan, pengertian dan kebijaksanaan membuat kita juga lebih taat kepada Tuhan dan baik kepada sesama.
Pada masa moderen ini kita justru menghadapi godaan memisah-misahkan intelektualitas, moralitas dan spiritualitas. Banyak orang ingin menjadi pintar tanpa harus menjadi baik. (Lebih parah: menganggap kebaikan sebagai kebodohan). Atau memandang ketaatan kepada Tuhan seolah-olah bertentangan dengan akal sehat, logika dan pengetahuan. Akibatnya orang-orang beriman dan baik seringkali sangat “lugu” dan mudah jadi korban penipuan. Sebaliknya orang-orang pintar digoda menggunakan kepintarannya menjadi jahat dan menjauh dari Tuhan. Read the rest of this entry »
Posted in ALMANAK HARI INI | 1 Comment »
June 30th, 2008

Oleh: Pdt Daniel T.A. Harahap
Pukul 15.20. Minggu 29 Juni 2008. Hati saya sangat besar dan bangga. Gedung Sekolah Minggu HKBP Serpong menjadi saksi ibadah dan pertemuan para pengusaha (kecil dan besar) penambal ban anggota HKBP se Resort Serpong. Menurut data yang dikumpulkan oleh kolega saya Pdt Benget Simamora, ada 67 keluarga anggota HKBP Serpong, Cisauk dan Gunung Sindur yang berprofesi sebagai penambal ban. Dan di hari yang dikuduskan Tuhan ini para penambal ban yang sepanjang hari bertarung di pinggir jalan, sering sampai larut malam, atau bahkan selama dua puluh empat jam, meluangkan waktu datang ke gereja HKBP Serpong untuk menyatukan hati berdoa kepada Tuhan yang pemurah dan bertemu dengan sesamanya.
Gedung Sekolah Minggu yang pagi harinya diisi oleh anak-anak penuh sesak oleh para penambal ban yang sebagian datang bersama istri/ suami dan anak-anaknya (beberapa di antara penambal ban adalah janda, dan sebagian pemuda). Wajah-wajah mereka tampak gembira dan suasana benar-benar hangat, egaliter, dan penuh canda khas penambal ban. Dan saya tak sanggup menahan haru bahagia. Saat ibadah dimulai, suasana hening, dan kami pun bersama-sama melantunkan lagu-lagu iman khas Batak “Aut Unang Ho Jambarhu” (Seandainya Kau Bukan Milikku), Read the rest of this entry »
Posted in BATAK KRISTEN SEHARI-HARI | 14 Comments »